5 Kunci Sukses Menyusun Konten Email Marketing

email-marketing

Banyak pengusaha yang telah menggunakan email marketing. Ada yang mendapat respon bagus dari penerimanya, dan tak sedikit juga yang gagal. Kehadiran aplikasi email marketing adalah sebuah terobosan yang efisien dan efektif. Namun, menggunakan email marketing tetap memerlukan strategi dan sentuhan khusus terutama dalam membuat konten baik dari segi ide, bahasa, dan tampilan grafis.

Dengan membuat konten yang sukses, email anda akan tiba pada kotak masuk (Inbox) penerima, bukan Spam. Setelah itu, konten email pun memikat penerima untuk membuka, membaca dan melakukan respon yang anda harapkan seperti menekan tombol link (URL), melanjutkan pesan ke teman hingga melakukan kontak dengan anda. Berikut ini adalah 5 kunci sukses menyusun konten email marketing.

  • Membuat judul yang jujur dan kreatif. Setiap hari ada puluhan email yang masuk, dan tak banyak waktu yang tersedia. Maka, pilihlah judul email yang bisa membuat penerima tertarik untuk membuka email anda. Judul harus jujur mewakili isi, tidak berlebihan apalagi tipuan, karena anda mempertaruhkan kepercayaan. Kreatif juga penting, agar email newsletter dari anda tidak membosankan lalu dicap tanpa kualitas dan greget. Anda juga harus kreatif dalam memilih kata karena Spam Filter memiliki sistem pemilihan pola kata tertentu. Kurangi atau hindari menggunakan kata-kata bombastis seperti Free, Opportunity, Bonus, Discount, Prize, Guarantee, Special Promotion, atau Great Deal.
  • Mengucapkan salam pembuka dan menyapa pembaca. Usahakan untuk menyapa penerima email anda secara personal dengan menggunakan nama mereka. Kerja keras anda untuk melengkapi alamat email dengan nama penerima akan terbayar. Prosentase email anda akan jauh lebih potensial untuk dibuka, dibaca dan mendapat respon yang baik.
  • Buatlah konten email yang bernilai dan berkualitas, yang memberikan manfaat dan memiliki struktur tata bahasa yang benar. Isi tidak terlalu panjang, kurang lebih 700 kata dan dikelola dengan irama dan pola tertentu. Alur konten bisa berbentuk piramida atau terbalik, dimulai dari yang paling penting ke kurang penting atau sebaliknya. Jika ada beberapa hal penting yang ingin disampaikan dalam beberapa alinea, gaya dan kreatifitas redaksi betul-betul diperlukan agar tidak membosankan. Permainan grafis dalam hal ini ikut membantu untuk menjaga perhatian pembaca.
  • Buatlah email newsletter tetap tersusun sistematis dan tetap terbaca ketika grafis ditiadakan (disable). Beberapa aplikasi email milik pembaca mungkin saja meniadakan tampilan gambar dan grafis. Jika tidak teliti saat menyusunnya, hal ini dapat membuat email yang kita kirim tampil berantakan. Selain itu, gunakan juga Alt Image, teknik dalam konten HTML yang memberikan keterangan mengenai gambar atau grafis. Ketika grafis tidak muncul, pembaca tetap dapat melihat deskripsinya. Jika kita sediakan link, pembaca yang tertarik dapat melihat versi email newsletter dalam tampilan browser yang utuh beserta dengan gambarnya.
  • Pesan dan tombol respon harus menggunakan kalimat yang tegas dan tempatkan pada posisi yang jelas untuk di klik oleh pembaca. Sediakan juga pesan dan tombol lain sebagai cadangan atau pilihan yang adil bagi pembaca. Ini berguna sebagai skala prioritas. Ketika tujuan utama tidak tercapai, anda masih memiliki sasaran lain sebagai cadangan. Misalnya, ketika anda memberikan link ”Order Sekarang”, anda juga bisa menyediakan link ”Alasan Memilih Kami”, dan atau ”Baca Testimoni Pelanggan”.

 
Jangan lupa, lakukan tes kirim di lingkungan internal atau sekelompok penerima untuk mengujinya. Buatlah beberapa variasi email untuk mengetahui yang paling baik dan cocok dengan calon penerima anda. Keahlian anda yang terasah dalam menyusun konten email merupakan aset berharga bagi perusahaan.(fer)

Close Menu