9 Kunci Menyusun Naskah Email Marketing

Kini semakin banyak bisnis dan institusi yang menggunakan email marketing untuk mendukung kegiatan komunikasi dan pemasaran karena email menjadi pilihan yang efisien untuk melengkapi kehadiran online di website dan sosial media. Biaya email sangat efisien sehingga investasi anda tetap positif meski dengan tingkat respon yang rendah sekalipun. Namun alangkah baiknya jika kita usahakan tingkat respon yang lebih tinggi bukan? Disinilah kemampuan seorang eksekutif pemasaran dan humas akan ditantang.

membuat-email-marketing
Email mampu menampung banyak gambar, teks dan warna meskipun kelebihan ini justru berpotensi menjadi hal yang merugikan jika tidak dimanfaatkan dengan bijaksana. Email tidak akan efektif jika dijejali dengan konten yang berlebihan seperti terlalu banyak gambar, warna, teks dan daftar yang panjang. Semua elemen harus menjadi konten yang menyatu secara proporsional.

Salah satu penentu keberhasilan email pemasaran terletak pada naskah. Gambar dan daftar adalah pelengkap yang bobotnya tidak boleh melebihi naskah sebagai isi utama. Berikut ini ada 9 kunci menyusun naskah email marketing yang kami berikan untuk anda.

  1. Ketika email anda dibuka, hanya tersedia beberapa detik untuk memperoleh perhatian pembaca. Naskah anda harus mampu merebut, dan mempertahankan minat pembaca. Maka buatlah naskah yang singkat, mengalir dan mudah dicerna.
  2. Jika anda harus membuat konten yang panjang, bagilah dalam beberapa sub judul. Menghadirkan bullets-numbering, warna teks atau cetak tebal juga menjadi pilihan untuk menyajikan titik-titik penting dari naskah anda. Siasati agar inti pesan tetap bisa diperoleh meski dibaca dengan cepat.
  3. Email pemasaran harus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi penerima. Maka, kata “Kamu” atau “Anda” harus lebih banyak daripada kata “Saya” atau “Kami”. Ini juga berarti bahwa anda harus menulis naskah dari sudut pandang penerima.
  4. Produk dan jasa anda memiliki banyak fitur? Wah bagus sekali, meski tidak semua akan mengerti dan membutuhkannya. Jadi, tugas anda adalah mengubah fitur yang anda miliki menjadi manfaat yang akan berguna bagi penerima.
  5. Tentukan target pasar dan kenali kebutuhan mereka. Semakin banyak anda menggali informasi tentang sasaran anda melalui riset pasar, maka semakin anda mampu menyesuaikan isi email yang mengena, yang akan memenuhi kebutuhan dan memecahkan masalah mereka.
  6. Buatlah ajakan untuk bertindak lebih lanjut dan sediakan informasi atau tombol link yang akan dibutuhkan oleh pembaca untuk melakukan apa yang mereka anggap perlu. Memasukkan alamat website, nomor kontak atau tombol link seperti “Daftar Sekarang” dan “Info Lebih Lanjut” akan sangat berguna bagi mereka yang ingin memberikan respon langsung.
  7. Sangat baik jika anda dapat mendorong pembaca untuk mengambil tindakan segera. Berikan apresiasi bagi mereka yang memberikan respon cepat, seperti batas waktu diskon, masa berlaku voucher, atau hadiah bonus untuk 100 pendaftar pertama.
  8. Naskah email yang baik menjadi percuma tanpa disertai judul yang efektif. Judul adalah penentu yang akan membuat email anda dibuka. Ide judul bisa datang diawal atau diakhir saat naskah telah selesai dan kekuatan judul adalah pada kreativitas kata, bukan huruf. Judul yang seluruhnya huruf besar justru cenderung tidak mendapat simpati dan dihindari.
  9. Uji dan koreksi naskah. Anda harus membaca dan memeriksa ulang penulisan, pemisahan paragraf dan tanda baca, karena ini juga berpengaruh terhadap kredibilitas bisnis anda. Mintalah beberapa rekan untuk ikut menguji keterbacaan naskah anda.

 
Dengan mengasah kemampuan anda dalam menyusun konten dan menulis naskah yang kuat, anda akan merasakan dampak signifikan dari Email Marketing. Yang penting, email anda terkirim masuk ke Inbox. Nah, itulah tips untuk anda. Semoga berhasil.(fer)

Close Menu