Cloud Computing dan Manfaatnya Untuk Bisnis

cloud computer
Instalasi perangkat lunak pada puluhan atau bahkan ratusan komputer tentu merepotkan. Belum lagi jika ada perubahan versi, update program atau update anti virus. Apakah efektif melakukannya satu persatu? Tentu lebih baik ada satu aplikasi yang memungkinkan user untuk login ke layanan berbasis web yang menjadi rumah server semua program. Administrator hanya melakukan instalasi dan update pada server tersebut untuk digunakan oleh para user di jaringan. Selain lebih mudah, lebih cepat, dan lebih aman, logika ini juga membuat investasi hardware jauh lebih efisien, karena spesifikasi komputer user cukup menggunakan kelas standar.

Sudah jamak organisasi yang menerapkan hal ini dan user tetap dapat menjalankan aplikasi email, pengolah kata, lembar kerja, program analisis, dan sebagainya. Sadar atau tidak sadar, inilah yang disebut dengan Cloud Computing yang mungkin telah kita gunakan dan akan berperan semakin signifikan di waktu yang akan datang.

Contoh sederhananya, jika anda memiliki akun email dengan layanan web-based seperti Hotmail, Yahoo!Mail atau Gmail, maka anda telah memiliki pengalaman Cloud Computing. Anda tidak perlu melakukan instalasi program dan memiliki ruang harddisk untuk menyimpan ribuan email pada komputer anda, karena semua tugas telah diambil alih oleh web.

Aplikasi web lainnya seperti file sharing, social network, GPS locator / tracking atau CRM (Customer Relationship Management) juga serupa. Yang perlu anda lakukan hanya mendaftar pada layanan web tersebut, entah gratis atau berbayar, sebagai bentuk konfirmasi anda telah terhubung pada sebuah jaringan besar aplikasi bersama, sebesar awan.

Secara ekonomis, cloud computing memungkinkan UKM (Usaha Kecil Menengah) lebih mampu bersaing. Tanpa harus investasi peralatan, aplikasi dan staf yang mahal, sebuah usaha kecil sudah dapat memiliki semuanya mulai dari server data, website, email perusahaan hingga aplikasi bisnis dengan biaya terjangkau.

Hadirnya SaaS (Software as a Service) membuktikan bahwa teknologi informasi dapat dihadirkan secara virtual tanpa mengurangi manfaatnya. Disusul kemudian oleh PaaS (Platform as a Service) dan IaaS (Infrastructure as a Service) sehingga telah memupuskan ketergantungan perusahaan terhadap software fisik, hardware / server dan staf.

Kini fasilitas teknologi informasi dapat dimanfaatkan cukup dengan biaya sewa atau biaya layanan yang terjangkau, termasuk layanan update, maintenance, dan support. Perlu dicermati, biaya layanan teknologi informasi biasanya akan semakin murah atau berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan. Aspek lainnya, anda juga bisa terhindar dari resiko investasi fisik seperti menanggung kerusakan, biaya penyusutan alat dan meningkatnya biaya operasional.(fer)