Optimalkan Aplikasi Surveillance System CCTV

Surveillance CCTV

Awalnya CCTV digunakan untuk merekam menggunakan video tape recorder setiap kejadian ataupun monitoring aktivitas  secara lokal. Setiap ada kejadian penting, maka operator akan memutar kembali kejadian tersebut melalui video tape. Namun dengan adanya teknologi digital, hasil rekaman CCTV tidak hanya disimpan didalam komputer dan diputar layaknya video tape konvensional, tapi kini CCTV dapat dilihat secara online melalui internet browser bahkan melalui smartphone. Sistem aplikasinya juga semakin berkembang dengan Smart Analytic yang otomatis, kemampuan integrasi dengan Security System lainnya serta biaya investasi yang semakin murah.

Untuk penempatan dan mendapatkan sudut serta kualitas pembesaran gambar yang diinginkan, anda dapat memilih beragam unit kamera yang tersedia, baik dengan kabel atau tanpa kabel (wireless). Dalam hal ini, Network Camera atau IP Camera dapat menjadi pilihan karena kemampuan zoom, dan kualitas koneksi wireless yang lebih baik dan lebih aman dibanding Analog Camera. Harganya pun sudah lebih menurun saat ini. Sementara Analog Camera dengan harga yang lebih rendah masih tetap menjadi pilihan. Kehadiran fitur pada DVR (Digital Video Recording) membuat Analog Camera mampu menyaingi IP Camera dalam beberapa hal.

CCTV Camera tipe apapun takkan lengkap tanpa sentuhan konfigurasi sistem dan Video Management Software. Hal ini akan mengoptimalkan aplikasi Surveillance System CCTV. Fungsi video pengawasan atau Surveillance System dapat dikembangkan sedemikian rupa seperti contoh berikut.

  1. Alternatif rekam dan simpan hasil pemantauan secara otomatis ke dalam storage atau harddisk baik secara penuh 24 jam, berdasarkan deteksi gerakan, atau berdasarkan pemrograman lainnya.
  2. Fasilitas alarm, yang akan mengaktifkan tanda/ pemberitahuan lewat SMS, Telepon, Email atau Sirene pada komputer atau NVR/DVR secara otomatis pada saat ada kejadian yang tidak dikehendaki.
  3. Integrasi CCTV Camera dengan sistem kasir (POS System), mesin Cash Register, Pagar/ Pintu Masuk (Door Access System), Mesin Absensi, Pintu Parkir, dan lainnya.
  4. Fungsi deteksi gerakan, people counting, alarm, serta perekaman otomatis membuat anda tidak harus terus menerus mengawasi CCTV. Semua hasil pemantauan akan tersimpan di komputer dan jika ada kejadian yang tidak di kehendaki anda akan dihubungi secara otomatis pada saat itu juga.
  5. Melalui internet dapat mengawasi kantor cabang, pabrik, area proyek, lalu lintas jalan raya, sentra layanan umum, tempat tinggal dan sebagainya.
  6. Untuk lokasi lapangan (site/field) yang tidak terjangkau kabel, sistem CCTV Camera, khususnya IP Camera atau Wireless, dapat dikonfigurasi dengan sistem tenaga panel surya (solar cell).

Kamera ekonomis sekalipun akan jauh lebih baik dibanding kamera yang mahal namun tanpa konfigurasi hardware atau dukungan Maintenance Support. Banyak yang memperlakukan CCTV hanya perangkat yang cukup terpasang atau  terinstall. Yang penting, apapun tipe CCTV Camera pilihan anda, pastikan didukung dengan sistem pengawasan yang pintar, penggunaan yang tepat, dan perawatan agar mampu mengoptimalkan investasi anda.(fer)